(Vibiznews – Commodity) – Harga karet acuan di bursa Singapura (TSR20) melonjak cukup signifikan ke kisaran tertinggi dalam setahun pada perdagangan hari Selasa (24/2/2026)
Kenaikan harga karet yang juga terlihat pada bursa Malaysia dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah dunia yang berada di kisaran tertinggi 6 bulan lebih.
Lihat: Harga Minyak Selasa Bergerak Naik Menjelang Pembicaraan AS-Iran
Harga karet cenderung naik mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia, karena persaingan dengan karet sintetis dengan bahan dasar minyak mentah.
Harga karet di bursa Singapura – Sicom, kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Mei 2026 ditutup naik 2,06% dari harga sesi sebelumnya ke posisi $198,4, tertinggi sejak Februari 2025.
Secara fundamental, dari sisi permintaan meningkat berdasarkan proyeksi Asosiasi Negara-Negara Penghasil Karet Alam (ANRPC) bahwa permintaan global untuk karet alam diproyeksikan akan melebihi produksi untuk tahun keenam berturut-turut pada tahun 2026, didorong oleh pertumbuhan sektor otomotif yang lebih kuat di negara-negara berkembang dan maju.
Produksi global diproyeksikan meningkat sebesar 2,4% pada tahun 2026, mencapai 15,2 juta ton sementara permintaan diperkirakan akan tumbuh sebesar 1,7%, naik menjadi 15,6 juta ton.



