IHSG Kamis Ditutup Melemah 1% ke Level 8.235; Bursa Asia Berakhir Mixed, Sektor Teknologi Bangkit

72
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (26/2), terpantau melemah cukup signifikan 86,965 poin (1,04%) ke level 8.235,262 setelah dibuka naik ke level 8.334.470.

IHSG bergerak dalam konsolidasi lalu tambah terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed menguat dengan Nikkei kembali membukukan rekor baru dalam sentimen “Takaichi trade” yang pro-growth, serta mengikuti Wall Street yang berakhir kompak menguat didorong sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,18% atau 30 poin ke level Rp 16.750, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; lanjut terkoreksi di tengah investor mencermati perkembangan kebijakan tariff AS yang menjadi 15% namun perlu persetujuan Kongres AS.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.780, serta terpantau menguat di hari keduanya ke level sebulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 12,243 poin (0,15%) ke level 8.334.470. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,550 poin (0,30%) ke level 845,620. Siang ini IHSG melemah 67,044 poin (0,81%) ke level 8.255,183. Sementara LQ45 terlihat turun 0,64% atau 5,400 poin ke level 837,670.

IHSG kemudian bergerak fluktuatif menurun dan ditutup melemah 86,965 poin (1,04%) ke level 8.235,262. Sementara LQ45 terlihat turun 0,61% atau 5,180 poin ke level 837,890. Tercatat saat ini sebanyak 146 saham naik, 568 saham turun dan 105 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,29%, dan Hang Seng yang turun 1,44%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini balik terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed dengan Nikkei kembali membukukan rekor baru dalam sentimen “Takaichi trade”, serta mengikuti pergerakan Wall Street.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi dan agak sideways, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 8.980. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,861 dan bila tembus ke level 7,712.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group