Rekomendasi Harga Gula 27 Februari 2026 : Tertekan Penurunan Permintaan; Harapkan Pelemahan Dolar AS

125

(Vibiznews – Commodity) Harga gula di bursa komoditi berjangka New York pada hari Kamis turun dari level tertinggi 3 minggu dan ditutup melemah terpicu kekhawatiran penurunan permintaan.

Harga gula berjangka kontrak Maret 2026 ditutup turun 0,36% pada 13,95 sen per pon.

Harga gula melemah tertekan kekhawatiran penurunan permintaan, setelah Financial Times melaporkan bahwa Tiongkok sedang mempertimbangkan pajak yang lebih tinggi untuk minuman dengan kandungan gula tertinggi, yang berpotensi mengurangi permintaan gula di Tiongkok.

Namun pelemahan harga gula dibatasi oleh tanda-tanda penurunan produksi gula di Brasil mendukung harga gula, setelah Unica pada hari Rabu lalu melaporkan bahwa produksi gula di Brasil bagian Tengah-Selatan pada paruh kedua Januari turun 36% y/y menjadi hanya 5.000 MT.

Malam nanti akan dirilis data PPI dan Core PPI Januari AS, yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya harga gula dapat tertekan dengan kekhawatiran penurunan permintaan. Namun akan mencermati data PPI dan Core PPI Januari AS yang jika terealisir turun dan menekan dolar AS dan menguatkan Real Brasil, akan menguatkan harga gula. Harga gula diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 13,86-13,76. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 14,12-14,28.