(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY memperpanjang pelemahan di kisaran terendah dalam 5 pekan lebih pada perdagangan forex sesi Asia hari Rabu (4/3/2026).
Pair USDJPY memperpanjang rally karena konflik Timur Tengah menambah pelemahan Yen, serangan AS dan Israel terhadap Iran memicu penutupan efektif Selat Hormuz, yang menyebabkan harga minyak melonjak tajam dan meningkatkan permintaan dolar AS sebagai aset safe-haven.
Sementara itu ketergantungan Jepang yang besar pada impor energi menambah tekanan lebih lanjut pada Yen
Dari sisi kebijakan moneter, anggota dewan Bank of Japan (BoJ), Hajime Takata, kembali menyerukan kenaikan suku bunga dan memperingatkan risiko inflasi yang melampaui target
Namun, nominasi dua akademisi pendukung reflasi oleh PM Takaichi ke dewan BoJ dan laporan bahwa ia menyuarakan keberatan tentang pengetatan lebih lanjut telah mengaburkan prospek jangka pendek.
Secara teknikal pair USDJPY konsolidasi dengan bias negatif dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi bergerak menuju area supportnya.
Pair kini berada di posisi 157,62 dan sedang turun menuju 157,24, jika tembus lanjut ke support lemahnya di S2.
Namun jika pair tidak menembus 157.40, berpotensi berbalik naik ke posisi 157.85, jika tembus mendaki ke resisten kuatnya di posisi R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 158.86 | 158.44 | 158.06 | 157.58 | 157.24 | 156.75 | 156.43 |



