Rekomendasi Harga Minyak 5 Mei 2026 : Dapat Turun Terpicu “Project Freedom” AS di Selat Hormuz

158

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berakhir melonjak pada hari Senin terpicu ketegangan di Timur Tengah dan Selat Hormuz.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS berakhir melonjak 4,39% pada $106,42 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent berakhir melonjak 5,79% pada $114,44 per barel.

Ketegangan di Timur Tengah dan Selat Hirmuz memicu lonjakan harga minyak mentah.

Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan serangan drone Iran menyebabkan kebakaran di zona industri minyak Fujairah.

Selain itu, sebuah kapal kargo dari Korea Selatan diserang di Selat Hormuz.

UEA mengeluarkan peringatan ancaman rudal setelah sebuah kapal tanker minyak dihantam oleh drone Iran di luar Selat Hormuz.

Komando Pusat AS mengatakan militer AS menangkis serangan dari drone, rudal, dan kapal kecil bersenjata Iran saat memfasilitasi perjalanan dua kapal berbendera AS melalui Selat Hormuz.

Harga minyak mentah awalnya turun dalam perdagangan semalam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan mulai memandu beberapa kapal netral yang terjebak di Teluk Persia keluar melalui Selat Hormuz.

Komando Pusat AS mengatakan akan memberikan dukungan militer, termasuk kapal perusak rudal, pesawat terbang, dan drone, kepada kapal-kapal yang melintasi selat tersebut.

Harga minyak mentah juga didukung oleh tanda-tanda bahwa AS akan mempertahankan blokade angkatan lautnya terhadap Iran untuk masa mendatang.

Pasar mempertimbangkan inisiatif yang baru diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, “Project Freedom,” yang bertujuan untuk membantu kapal-kapal yang terdampar di Teluk.

Operasi ini berupaya memandu kapal-kapal komersial melalui rute yang lebih aman dan memulihkan sebagian arus melalui Selat Hormuz.

Militer AS mengatakan telah mulai mengawal kapal-kapal melalui selat tersebut di bawah inisiatif ini, dengan pasukan Amerika secara aktif berupaya membangun kembali jalur pelayaran komersial.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak akan bergerak naik dengan ketegangn yang masih terjadi di Timur Tenga dan Selat Hormuz. Namun jika rencana AS “Project Freedom” terus berjalan dan mendukung keamanan kapal-kapal minyak melewati Selat Hormuz, akan menurunkan harg minyak. Harga minyak berjangka WTI AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $101,20-$95,98. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $109,55-$112,68.