Nikkei 4 Maret Alami Kerugian Harian Terbesar Sejak April 2025

127
nikkei

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang alami kerugian harian terbesar sejak April 2025 pada perdagangan hari Rabu (4/3/2026) karena meningkatnya ketegangan perang di Timur Tengah.

Indeks harian Nikkei dan Topix merosot masuki hari ketiga berturut akibat meluasnya konflik setelah Israel menyerang target di Lebanon, sementara Iran mengintensifkan serangan rudal dan drone terhadap Israel, Arab Saudi, UEA, Oman, dan Bahrain.

Meningkatnya kekhawatiran tentang dampak perang terhadap harga energi, inflasi, dan ekspektasi suku bunga semakin membuat investor gelisah.

Sementara itu, Gubernur Bank Sentral Jepang Kazuo Ueda memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah dapat secara signifikan memengaruhi ekonomi Jepang, menandakan bahwa bank sentral kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk jangka waktu yang lama.

Indeks harian Nikkei anjlok 3,61% dan ditutup pada 54.245, demikian untuk indeks Topix   merosot 3,67% menjadi 3.634.

Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 anjlok 3,38% pada posisi 54250.

Pelemahan Nikkei banyak dipicu oleh anjloknya saham-saham unggulan yang termasuk Fujikura (-7,2%), JX Advanced Metals (-9,3%), SoftBank Group (-7,2%), Sumitomo Mitsui (-6,5%), dan Toyota Motor (-4,9%).