Hang Seng 4 Maret Terjun ke Terendah 10 Pekan Akibat Kontraksi Data PMI Resmi Manufaktur Tiongkok

107
hongkong

(Vibiznews – Indeks) – Pelemahan saham di bursa Hong Kong berlanjut masuki hari ketiga berturut  pada perdagangan hari Rabu (4/3/2026) yang dibebani oleh tekanan saham berjangka AS.

Indeks harian Hang Seng anjlok  ke level terendah dalam 10 pekan karena meningkatnya kekhawatiran atas konflik Timur Tengah memunculkan kekhawatiran akan perubahan harga geopolitik, logistik energi, dan tekanan inflasi yang berkepanjangan.

Kerugian saham  Tiongkok juga menambah sentimen bearish, dengan data resmi menunjukkan aktivitas manufaktur Tiongkok mengalami kontraksi untuk bulan kedua berturut-turut pada Februari karena permintaan domestik dan investasi yang lemah mengimbangi ekspor yang tangguh.

Namun pelemahan dibatasi oleh potensi sinyal kebijakan dari pertemuan parlemen tahunan Tiongkok, yang dimulai hari ini.

Indeks Hang Seng ditutup anjlok 2,1% dan ditutup pada 26.060, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 1,45% menjadi 8.483,95.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2026 bergerak negatif dengan berakhir merosot 2,04% menjadi 25132.

Saham-saham yang menekan Hang Seng seperti  Minimax Group (-9,6%), Akeso Inc. (-5,1%), AIA Group (-5,0%), CITIC Ltd. (-4,5%), dan MTR Corp. (-3,8%).

Sebaliknya, saham produsen aluminium memperoleh keuntungan karena harga logam dasar naik setelah keputusan pabrik peleburan besar di Qatar untuk menghentikan operasinya.