(Vibiznews – Commodity) – Perdagangan karet di bursa komoditas internasional alami tekanan jual pada perdagangan hari Rabu (4/3/2026) yang terlihat di bursa Singapura (TSR20) sebagai acuan dunia.
Harga karet di bursa Singapura – Sicom, kontrak yang sedang ramai diperdagangkan yaitu kontrak bulan Juni 2026 ditutup turun 0,71% dari harga sesi sebelumnya ke posisi $196,80. Sedangkan harga spot karet di bursa anjlok 2,26 menjadi $198,70
Anjloknya harga karet bursa Singapura (Sicom) meneruskan pelemahan sebelumnya disebabkan oleh meningkatnya persediaan di Tiongkok.
Laporan yang sama juga mencatat bahwa tingkat produksi di pabrik ban Tiongkok belum mencapai level sebelum Tahun Baru Imlek.
Namun penurunan harga dibatasi oleh lonjakan harga minyak mentah dunia di tengah konflik Timur Tengah dan kendala pasokan musiman.
Lihat: Harga Minyak Dunia Terkoreksi dari Tertinggi 1 Tahun Lebih oleh Spekulasi Iran Ajak Berunding
Sementara itu pengetatan pasokan juga terjadi di wilayah penghasil utama Asia Tenggara, dimana bulan Februari–Mei menjadi periode produksi rendah karen ahasil lateks secara alami menurun.
Selain itu curah hujan berlebih di negara-negara penghasil utama seperti Thailand dan Indonesia semakin membatasi ketersediaan bahan baku.



