Harga Minyak Sawit Malaysia 4 Maret Terkoreksi dari Tertinggi 4 Pekan

136

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia mengakhiri kenaikan selama tiga sesi berturut-turut pada perdagangan bursa komoditas Malaysia hari Rabu (4/3/2026) di tengah melemahnya harga minyak kedelai di pasar Dalian dan Chicago.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Mei 2026 ditutup turun 0,17% menjadi sekitar MYR4.179, setelah sempat berada di  posisi MYR4.205.

Turunnya  harga minyak sawit berjangka terjadi oleh aksi ambil untung setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam hampir 4 pekan.

Sentimen semakin tertekan oleh data ekspor yang lebih lemah, dengan surveyor kargo mencatat pengiriman Februari turun 21,5%–22,5% dari Januari, meskipun ada permintaan musiman menjelang Idul Fitri.

Data resmi dari Tiongkok juga membebani yang menunjukkan aktivitas Februari yang lebih lemah, sebagian karena liburan Festival Musim Semi yang diperpanjang.

Namun pelemahan harga sempat dibatasi oleh ringgit yang lebih lemah dan harga minyak mentah yang lebih kuat di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Sementara itu dari sisi permintaan, dilaporkan impor minyak sawit India bulan Februari naik 10,1% secara bulanan ke level tertinggi enam bulan sebesar 844.000 ton, didukung oleh diskon yang lebih besar dibandingkan minyak saingan.

Dari sisi pasokan, diberitakan persediaan minyak sawit Malaysia diperkirakan turun untuk bulan kedua berturut-turut ke level terendah empat bulan pada bulan Februari, karena penurunan produksi musiman lebih besar daripada penurunan ekspor.