Nikkei 5 Maret Pangkas Kerugian Besar Sebelumnya, Rebound dari Terendah dalam Sebulan

63

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang pangkas kerugian sejak awal pekan pada perdagangan hari Kamis (5/3/2026) mengikuti pergerakan kuat saham Wall Street oleh harapan meredanya kekhawatiran inflasi di tengah konflik Timur Tengah.

Indeks harian Nikkei dan Topix rebound dari posisi terendah dalam sebulan yang terjadi sebelumnya oleh aksi bargain hunting setelah alami kerugian harian terbesar sejak April 2025.

Pasar membutuhkan kejelasan yang lebih besar mengenai durasi konflik dan sejauh mana hal itu akan berdampak pada pertumbuhan dan inflasi agar rebound di pasar saham dapat berkelanjutan.

Sebelumnya Gubernur Bank Sentral Jepang Kazuo Ueda memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah dapat secara signifikan memengaruhi ekonomi Jepang, menandakan bahwa bank sentral kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk jangka waktu yang lama.

Indeks harian Nikkei melonjak 1,9% dan ditutup pada 55.278, demikian untuk indeks Topix   naik 1,9% menjadi 3.703

Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 naik 1,64% pada posisi 55140.

Penguatan Nikkei disupport lonjakan saham-saham unggulan seperti  Fujikura (3,7%), Advantest (4,2%), dan SoftBank Group (4,3%).

Sektor keuangan juga menunjukkan kinerja yang lebih baik, dengan Mitsubishi UFJ Financial, Mizuho Financial, dan Sumitomo Mitsui dengan kenaikan mulai dari 3,4% hingga 6,4%.