Rekomendasi Forex EUR/USD 6 Maret 2026 : Dipengaruhi Pergerakan Dolar AS dan Data Ekonomi; Harapkan Dukungan Presiden ECB

263

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro pada hari Kamis berakhir turun, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,22% pada 1.1610.

Euro tertekan penguatan dolar AS pada hari Kamis.

Selain itu, penurunan tak terduga dalam data penjualan ritel Zona Euro pada bulan Januari berdampak negatif bagi Euro.

Penjualan ritel Zona Euro pada bulan Januari secara tak terduga turun -0,1% m/m, lebih lemah dari ekspektasi +0,3% m/m.

Ditambah lagi, lonjakan harga minyak mentah pada hari Kamis ke level tertinggi dalam 19,5 bulan dan lonjakan harga gas alam Eropa pada hari Selasa ke level tertinggi dalam 3 tahun berdampak negatif bagi Euro karena ketergantungan Zona Euro pada energi impor melemahkan pertumbuhan dan daya beli kawasan tersebut.

Wakil Presiden ECB Luis de Guindos mengatakan konflik berkepanjangan di Timur Tengah berisiko mendorong ekspektasi inflasi lebih tinggi.

Anggota Dewan Gubernur ECB dan Presiden Bundesbank Joachim Nagel mengatakan inflasi merupakan kekhawatiran yang lebih besar daripada pertumbuhan ekonomi karena ECB menilai implikasi perang di Iran.

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin sebesar 5% oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Maret.

Sore nanti akan dirilis data GDP Growth Rate YoY 3rd Est Q4 Zona Euro, yang diindikasikan menurun.

Juga akan ada pernyataan dari Presiden ECB Lagarde.

Dari AS, malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls Februari AS yang diindikasikan menurun, juga data Unemployment Rate Februari AS yang diindikasikan tetap.
Juga akan dirilis data Retail Sales Januari AS yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika lanjut bergerak naik, akan menekan Euro. Juga jika data GDP Growth Rate YoY 3rd Est Q4 Zona Euro terealisir turun, akan menekan Euro. Namun jika pernyataan Presiden ECB Lagarde hawkish bagi kebijakan suku bunga ECB, dan data tenaga kerja dan ekonomi AS terealisir turun dan melemahkan dolar AS, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1564-1.1517. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1652-1.1693.