(Vibiznews – Forex) Dolar AS bergerak turun selama sesi Eropa pada hari Jumat, dengan pasar mempertimbangkan kembali ketegangan AS-Iran di tengah harapan akan kesepakatan perdamaian Timur Tengah.
Indeks dolar AS bergerak turun 0,26% pada 97,96.
Dolar AS juga melemah menjelang laporan pekerjaan AS yang sangat dinantikan, sementara pasar juga menilai potensi dampak kenaikan harga minyak dan meningkatnya ketegangan geopolitik terhadap kebijakan Federal Reserve.
Permintaan aset aman kembali muncul setelah pasukan AS dan Iran saling baku tembak di dekat Selat Hormuz pada hari Kamis, meningkatkan kekhawatiran akan peningkatan ketegangan di kawasan tersebut.
Meskipun terjadi peningkatan ketegangan, Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata tetap berlaku dan menggambarkan konfrontasi tersebut sebagai terbatas, sementara Iran mengatakan kondisi telah kembali normal.
Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls April AS yang diindikasikan menurun.
Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Mei AS yang diindikasikan menurun.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun menantikan perkembangan ketegangan AS-Iran. Namun jika malam nanti data Non Farm Payrolls April AS dan data Michigan Consumer Sentiment Mei AS terealisir turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 97,86-97,66. Namun jika turun, akan begerak dalam kisaran Resistance 98,21-98,36.



