IHSG Selasa Ditutup Bangkit 1,4% ke Level 7.441; Tinggalkan Oversold, Signal Perang Segera Berakhir

80
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (10/3), terpantau bangkit 103,544 poin (1,41%) ke level 7.440,913 setelah dibuka naik ke level 7.445.672.

IHSG bergerak rebound dari 7 bulan terendahnya yang searah regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat dipimpin Kospi oleh turunnya harga minyak dunia setelah Trump menyatakan perang dengan Iran segera berakhir dan mempertimbangkan untuk mengontrol Selat Hormuz, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dengan ketiga indeks acuannya serempak rebound.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini bertambah menguat 0,47% atau 80 poin ke level Rp 16.855, dengan dollar AS di pasar uang Eropa agak turun setelah terkoreksi terbatas 2 hari di sesi global sebelumnya; menurun dari 3,5 bulan tertingginya pekan lalu, di tengah koreksi harga minyak dan harapan konflik Timur Tengah berakhir yang mengurangi permintaan dollar sebagai safe haven.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.935, serta terpantau berbalik rebound menjauhi area rekor terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 108,303 poin (1,48%) ke level 7.445.672. Sedangkan indeks LQ45 naik 9,980 poin (1,33%) ke level 760,560. Siang ini IHSG menguat 52,147 poin (0,71%) ke level 7.389,516. Sementara LQ45 terlihat naik 0,78% atau 5,890 poin ke level 756,470.

IHSG kemudian agak menanjak di zona hijau dan ditutup menguat 103,544 poin (1,41%) ke level 7.440,913. Sementara LQ45 terlihat naik 1,40% atau 10,520 poin ke level 761,100. Tercatat saat ini sebanyak 534 saham naik, 190 saham turun dan 93 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bangkit ke zona hijau, di antaranya Nikkei yang melonjak 2,88%, dan Hang Seng yang naik 2,17%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dari oversold area di 7 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat dipimpin Kospi oleh turunnya harga minyak dunia setelah Trump menyatakan perang Iran segera berakhir, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dengan serempak rebound.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya meneruskan kebangkitan dari oversold-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group