Kerugian Mingguan Hang Seng Masuki Pekan Ketiga Berturut

156
hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Bursa Hong Kong memperpanjang kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut pada perdagangan hari Jumat (13/3/2026) di tengah meningkatnya ketegangan perang Iran.

Hang Seng juga mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut hingga anjlok 1,1% karena konflik Timur Tengah mendekati 2 minggu tanpa adanya penyelesaian yang terlihat.

Ketegangan meningkat setelah pemimpin baru Iran mengancam akan mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz, yang membuat harga minyak mentah tetap tinggi dan memicu kekhawatiran inflasi.

Sentimen juga dibebani oleh kerugian bursa saham Tiongkok  karena para pedagang menunggu data pinjaman kredit Tiongkok bulan Februari dan indikator aktivitas utama, termasuk penjualan ritel, untuk mendapatkan sinyal tentang momentum domestik.

Namun pelemahan dibatasi oleh laporan bahwa Menteri Keuangan AS Bessent akan bertemu He Lifeng di Prancis pada 15-16 Maret, menjelang pertemuan puncak Trump-Xi yang direncanakan di Beijing pada akhir Maret.

Indeks Hang Seng ditutup turun  1,0% dan ditutup pada 25.466, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,32% menjadi 8.671,48.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2026 bergerak negatif dengan berakhir turun 1,32% menjadi 25360.

Saham-saham yang membebani Hang Seng seperti Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan termasuk Zijin Gold Intl. (-8,0%), Minimax Group (-6,6%), Knowledge Atlas (-4,1%), dan AIA Group (-3,1%).