(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong mundur dari kekuatan pemulihan awal sesi pada perdagangan hari Senin (27/4/2026) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan gangguan di pasar energi.
Indeks harian Hang Seng kembali merosot ke kisaran terendah dalam sepekan lebih karena harga minyak melonjak tinggi akibat terhentinya perundingan perdamaian AS-Iran.
Harga minyak mentah yang lebih tinggi membebani sentimen risiko, karena investor khawatir bahwa tekanan biaya energi yang terus-menerus dapat menunda pelonggaran moneter yang diharapkan.
Hang Seng tertinggal dari indeks bursa Asia lainnya dikarenakan sikap investor defensif di tengah ketidakpastian prospek suku bunga.
Indeks Hang Seng ditutup turun 0,20% dan ditutup pada 25.925 demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,22% menjadi 8756,32.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan April 2026 bergerak negatif dengan berakhir turun 0,13% menjadi 25930.
Saham-saham bebani Hang Seng antara lain Tencent (-3%), Meituan (-0,7%), dan Xiaomi (-0,3%).
Namun demikian, saham semikonduktor memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya, dipimpin oleh Semiconductor Manufacturing International Corporation, yang melonjak 6,0%.



