Bursa Asia Senin Pagi di Zona Merah; Kospi Tergelincir 5%, Mengikuti Tekanan Jual Wall Street

148
koreakospi

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Asia terpantau secara umum merosot di zona merah pada Senin (23/3) pagi (WIB) dengan indeks saham di Jepang dan Korea Selatan tertekan sampai 5% oleh investor yang meninggalkan asset berisiko di antara eskalasi perang Timur Tengah yang memasuki minggu keempatnya, serta mengikuti bursa Wall Street yang di akhir pekan lalu kembali tergerus. Investor mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan ketiga indeks acuannya serempak lanjut terkoreksi signifikan.

Pada pagi ini, bursa di Hong Kong bergerak turun dengan Hang Seng Index melemah 3,16% ke level 24.480, serta Nikkei yang merosot 3,35% ke level 51.582. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi tergelincir 5,51% ke level 5.462.

Bursa saham Amerika berakhir pekan ditutup dengan serentak ketiga indeks acuannya kembali tertekan aksi jual, di mana S&P 500 melemah 1,51%, Nasdaq turun 1,88%, dan Dow Jones tergelincir 0,96% –mencatat pelemahan 4 minggu berturut-turutnya yang pertama sejak 2023. Pasar saham mengkhawatirkan berlanjutnya perang dan kenaikan harga minyak mentah setelah Iran mengancam akan menyerang lokasi sumber energi di Kawasan Teluk.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan pasar saham regional sedang terus menghindari investasi terhadap aset berisiko di tengah panasnya konflik perang Iran, yang telah mendisrupsi produksi dan pasokan energi dunia, menaikkan risiko inflasi, serta menambah ketidakpastian ekonomi global.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting