(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (6/4), terpantau melemah 44,396 poin (0,63%) ke level 6.982,136 setelah dibuka turun ke level 6.956.828.
IHSG bergerak bearish kembali di sekitar area 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi menanjak, sedangkan sebagian bursa lain libur Paskah, di antara pasar mencerna ancaman AS untuk deadline pembukaan Selat Hormuz Selasa, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan variatif dan rentang terbatas sebelum long weekend.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih terbatas dengan melemah terbatas 0,12% atau 20 poin ke level Rp 17.010, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi tipis setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan kenaikannya di tengah kekhawatiran investor atas eskalasi perang di Timur Tengah yang mengangkat lagi harga minyak dunia.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.990, serta terpantau masih di sekitar posisi rekor terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 69,954 poin (1,00%) ke level 6.956.828. Sedangkan indeks LQ45 turun 3,050 poin (0,43%) ke level 711,530. Pagi ini IHSG melemah 44,396 poin (0,63%) ke level 6.982,136. Sementara LQ45 terlihat turun 1,04% atau 7,410 poin ke level 707,170.
Tercatat saat ini sebanyak 212 saham naik, 360 saham turun dan 172 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada akhir pekan lalu, sebelum long weekend Paskah, dengan mixed rentang terbatas, di tengah fluktuasinya harapan untuk perang segera berakhir setelah Presiden Trump menyatakan perang masih akan berlangsung beberapa minggu. Dow Jones berakhir turun 0,13%, S&P 500 menguat 0,11%, serta Nasdaq menanjak 0,18%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,40%, dan Kospi yang naik 2,21%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish ke sekitar area 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat dengan Nikkei dan Kospi menanjak, sedangkan sebagian bursa lain libur Paskah, di antara pasar mencerna ancaman AS untuk deadline pembukaan Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan variatif.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih di sekitar zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



