(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada hari Senin, terbantu pelemahan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik 0,20% pada 1.1542.
Kenaikan Euro terdukung pelemahan dolar AS.
Namun kenaikan Euro terbatas setelah harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi 4 minggu, yang menjadi faktor negatif bagi Euro dan Zona Euro karena Eropa mengimpor sebagian besar kebutuhan energinya.
Aktivitas pasar jauh di bawah normal pada hari Senin, karena pasar di Eropa tutup untuk libur Paskah.
Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan 30 April hanya sebesar 50%.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS dan harga minyak. Jika dolar AS dan harga minyak naik, akan dapat menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1508-1.1475. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1573-1.1605.



