IHSG Selasa Pagi Melemah 0,5% ke Level 6.954; Regional Mixed, Menjelang Deadline Selat Hormuz

184
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (7/4), terpantau melemah 35,396 poin (0,51%) ke level 6.954,029 setelah dibuka naik ke level 7.003.998.

IHSG bergerak di dua zona dan terkoreksi di sekitar 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di antara pasar memerhatikan perkembangan perang Iran menjelang deadline AS untuk pembukaan Selat Hormuz Selasa, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan menguat terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih terbatas dengan menguat tipis 0,02% atau 3 poin ke level Rp 17.032, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; bergerak rangebound di tengah investor mengamati eskalasi perang di Timur Tengah menjelang deadline pembukaan Selat Hormuz.

Rupiah menguat terbatas dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.032, serta terpantau masih di sekitar posisi rekor terendahnya yang baru.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 14,572 poin (0,21%) ke level 7.003.998. Sedangkan indeks LQ45 turun 3,050 poin (0,43%) ke level 711,530. Pagi ini IHSG melemah 35,396 poin (0,51%) ke level 6.954,029. Sementara LQ45 terlihat turun 1,39% atau 9,960 poin ke level 704,620.

Tercatat saat ini sebanyak 249 saham naik, 292 saham turun dan 176 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup semalam, setelah long weekend Paskah, dengan ketiga indeks acuannya menguat terbatas, di tengah pasar fluktuasi estimasi pasar kapan perang berakhir menjelang juga deadline AS kepada Iran untuk pembukaan Selat Hormuz. Dow Jones berakhir naik 0,36%, S&P 500 menguat 0,44%, serta Nasdaq menanjak 0,54%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,29%, dan Hang Seng yang merosot 0,70%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih bearish di sekitar area 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di antara pasar memerhatikan perkembangan perang menjelang deadline AS, serta mencermati Wall Street yang menguat terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih cenderung konsolidatif dalam bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group