IHSG Selasa Ditutup Melemah ke Level 6.971; Bearish 3 Hari, pada 9 Bulan Terendah

115
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (7/4), terpantau melemah 18,399 poin (0,26%) ke level 6.971,027 setelah dibuka naik ke level 7.003.998.

IHSG bergerak terkoreksi di hari ketiganya ke level 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di antara pasar memerhatikan perkembangan perang Iran menjelang deadline AS untuk pembukaan Selat Hormuz Selasa, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan menguat terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,32% atau 55 poin ke level Rp 17.090, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; bergerak rangebound di tengah investor mengamati eskalasi perang di Timur Tengah menjelang deadline pembukaan Selat Hormuz.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.035, serta terpantau kembali mencatat rekor terendahnya yang baru.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 14,572 poin (0,21%) ke level 7.003.998. Sedangkan indeks LQ45 turun 3,050 poin (0,43%) ke level 711,530. Siang ini IHSG melemah 20,267 poin (0,29%) ke level 6.969,159. Sementara LQ45 terlihat turun 1,39% atau 9,960 poin ke level 704,620.

IHSG kemudian bergerak terbatas dan ditutup melemah 18,399 poin (0,26%) ke level 6.971,027. Sementara LQ45 terlihat turun 1,39% atau 9,960 poin ke level 704,620.  Tercatat saat ini sebanyak 250 saham naik, 407 saham turun dan 158 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang naik 0,05%, dan Kospi yang menanjak 0,82%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish ke 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di antara pasar memerhatikan perkembangan perang menjelang deadline AS, serta mencermati Wall Street yang menguat terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih konsolidatif dalam bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group