Rekomendasi Harga Perak 10 April 2026 : Terbebani Pelemahan Data Ekonomi; Dapat Terangkat Permintaan Safe Haven

123

(Vibiznews – Commodity) Harga perak ditutup lebih tinggi pada hari Kamis terdukung pelemahan dolar AS dan permintaan safe haven.

Harga perak spot ditutup naik 1,59% pada $75,27.

Harga perak berjangka AS kontrak Mei 2026 ditutup naik 1,40% pada $76,43.

Pelemahan dolar AS mendorong kenaikan harga perak.

Selain itu, keraguan tentang keberlanjutan gencatan senjata AS-Iran meningkatkan permintaan aset aman untuk perak.

Kenaikan harga perak terbatas karena lonjakan harga minyak mentah yang meningkatkan ekspektasi inflasi yang dapat mendorong bank sentral dunia untuk memperketat kebijakan moneter, faktor bearish untuk logam mulia.

Kekhawatiran tentang permintaan global untuk logam industri juga membebani harga perak pada hari Kamis, setelah PDB AS kuartal keempat direvisi lebih rendah dan produksi industri Jerman Februari secara tak terduga menurun.

Malam nanti akan dirilis data Inflasi dan Inflasi Inti bulan Maret AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak akan dapat bergerak turun terpicu pelemahan data ekonomi AS dan Jerman. Namun harga perak dapat naik jika keraguan gencatan senjata AS-Iran terus berlanjut, yang memicu permintaan safe haven. Namun jika malam nanti data Inflasi dan Inflasi Inti Maret AS terealisir naik dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga perak.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $73,26-$71,23. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $76,96-$78,63.

Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $73,97-$71,49. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $77,88-79,31.