Rekomendasi Forex Dolar AS 13 April 2026 : Dapat Naik Setelah Pertemuan AS-Iran Gagal Mencapai Kesepakatan

91

(Vibiznews – Forex) Pada akhir pekan hari Jumat, Indeks dolar AS berakhir setelah data inflasi April AS dan indeks sentimen konsumen AS turun.

Indeks dolar AS berakhir turun 0,22% pada 98,65.

Selain itu, harapan bahwa negosiasi akhir pekan antara AS dan Iran akan mengarah pada perdamaian mengurangi permintaan dolar sebagai aset safe-haven.

Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Maret naik +3,3% y/y, peningkatan terbesar dalam dua tahun, tetapi di bawah ekspektasi +3,4% y/y. CPI inti bulan Maret naik +2,6% y/y, di bawah ekspektasi +2,7% y/y.

Indeks sentimen konsumen AS bulan April dari Universitas Michigan turun -5,7 ke rekor terendah 47,6 (data sejak 1978), lebih lemah dari ekspektasi 51,5.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga +25 basis poin pada pertemuan FOMC 28-29 April sebesar 2%, dengan kemungkinan 2%.

Namun pada akhir pekan, dilaporkan bahwa pembicaraan AS-Iran tidak menemukan kesepakatan.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan pada hari Minggu bahwa pembicaraan tingkat tinggi antara AS dan Iran berakhir tanpa kesepakatan setelah para pejabat Iran menolak untuk menerima persyaratan Amerika.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan bergerak naik setelah pembicaraan AS-Iran berakhir tanpa kesepakatan, yang memicu kembali ketegangan perang yang dapat meningkatkan permintaan safe haven dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 99,23-99,30. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 99,06-98,99.