Harga Emas Senin Turun Akibat Blokade Selat Hormuz

142

(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak turun pada hari Senin setelah AS melakukan blokade terhadap Selat Hormuz.

Harga emas spot bergerak turun 0,66% pada $4.717,31 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Juni 2026 bergerak turun 0,77% pada $4.750,7 per barel.

Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz pada hari Senin pukul 10 pagi waktu setempat.

Blokade tersebut diperintahkan Trump setelah perundingan perdamaian dengan Iran gagal mencapai kesepakatan pada akhir pekan ini.

Blokade AS tersebut berlaku untuk “semua kapal yang mencoba memasuki, atau meninggalkan, Selat Hormuz,” kata Trump.

Harga minyak mentah melonjak pada hari Senin, merespon pengumuman blokade AS terhadap Selat Hormuz, menyusul gagalnya perundingan AS-Iran.

Kenaikan harga minyak meningkatkan risiko inflasi, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin menunda pemotongan suku bunga atau bahkan mempertimbangkan kenaikan suku bunga, yang menjadi faktor negatif bagi harga emas.

Blokade terhadap Selat Hormuz juga memicu permintaan safe haven terhadap dolar AS, yang melemahkan harga emas.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan bergerak turun dengan blokade AS terhadap Selat Hormuz menguatkan dolar AS dan meningkatkan harga minyak, yang menekan harga emas.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.660-$4.603. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.759-$4.801.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.675-$4.598. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.798-$4.844.