(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (14/4), terpantau melompat kuat 160,569 poin (2,14%) ke level 7.660,756 setelah dibuka naik ke level 7.575.977.
IHSG bergerak rally kuat di hari kelima ke level 5 minggu tertingginya searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat di antara harapan bahwa kesepakatan antara Amerika dan Iran masih mungkin tercapai yang memicu turunnya harga minyak dunia sementara blokade AS atas Selat Hormuz terus diamati, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam kompak menguat.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,19% atau 32 poin ke level Rp 17.130, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah terkoreksi 4 hari di sesi global sebelumnya; tergerus dari rebound kemarin ke 6 minggu terendahnya di tengah turunnya harga minyak dunia dalam harapan pasar atas kemungkinan kesepakatan AS – Iran dalam waktu dekat.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.098, serta terpantau bearish mencapai rekor harian terendahnya yang baru.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 75,790 poin (1,01%) ke level 7.575.977. Sedangkan indeks LQ45 Naik 10,090 poin (1,35%) ke level 741,190. Siang ini IHSG melompat 160,569 poin (2,14%) ke level 7.660,756. Sementara LQ45 terlihat naik 2,33% atau 17,420 poin ke level 763,780.
Tercatat saat ini sebanyak 513 saham naik, 131 saham turun dan 173 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,29%, dan Hang Seng yang naik 0,39%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally kuat ke 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat di antara harapan bahwa kesepakatan antara Amerika dan Iran masih mungkin tercapai yang memicu turunnya harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang berakheiir semalam kompak menguat.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.766 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,019 dan bila tembus ke level 6,917.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



