(Vibiznews – Economy & Business) Putaran kedua negosiasi antara AS dan Iran saat ini sedang dibahas, meskipun belum ada jadwal resmi, kata seorang pejabat Gedung Putih pada hari Selasa.
Dilaporkan bahwa negosiasi perdamaian, yang terhenti beberapa hari sebelumnya, dapat dimulai kembali sebelum gencatan senjata dua minggu akan berakhir.
Para pejabat dari kedua negara dapat kembali ke Pakistan untuk melanjutkan pembicaraan tersebut, Reuters melaporkan pada Selasa pagi, mengutip pejabat Pakistan dan Iran.
“Putaran pembicaraan selanjutnya dapat dilakukan pada akhir pekan ini atau awal pekan depan. Tetapi belum ada yang final saat ini,” kata seorang pejabat di kedutaan Iran di Islamabad kepada Reuters.
Pembicaraan antara negosiator AS dan Iran di Islamabad akhir pekan lalu berakhir tanpa kesepakatan, karena poin-poin penting mengenai ambisi nuklir Teheran tetap belum terselesaikan.
Presiden AS Donald Trump menanggapi kegagalan pembicaraan tersebut dengan mengumumkan blokade di Selat Hormuz, jalur perdagangan vital yang biasanya mengangkut 20% minyak dunia.
Komando Pusat AS kemudian menetapkan bahwa blokade akan berlaku untuk kapal-kapal yang “memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman.”
Langkah ini dilakukan karena lalu lintas melalui selat tersebut masih sangat lambat, meskipun Trump menyatakan pada 7 April bahwa perjanjian gencatan senjata dua minggu dengan Iran bergantung pada pembukaan kembali jalur tersebut sepenuhnya.
Gencatan senjata saat ini dijadwalkan akan berakhir pada 21 April mendatang.



