(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (15/4), terpantau menguat terbatas 7,795 poin (0,10%) ke level 7.683,746 setelah dibuka naik ke level 7.708,493.
IHSG bergerak melanjutkan rally di hari keenam ke level 5,5 minggu tertingginya yang mengarah konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di antara harapan pada kemungkinan negosiasi kedua Amerika dan Iran yang memicu turunnya kembali harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan gain signifikan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih flat 0,0% atau 0 poin ke level Rp 17.130, dengan dollar AS di pasar uang Asia berupaya bangkit setelah terkoreksi 5 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari 6 minggu terendahnya saat tertekan oleh harapan pasar atas kemungkinan kesepakatan AS – Iran dalam negosiasi diplomasi berikutnya.
Rupiah mendatar dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.130, serta terpantau pada level rekor terendahnya yang terakhir.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,542 poin (0,42%) ke level 7.708.493. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,900 poin (1,03%) ke level 772,220. Pagi ini IHSG menguat terbatas 7,795 poin (0,10%) ke level 7.683,746. Sementara LQ45 terlihat turun 0,06% atau 0,440 poin ke level 763,880.
Tercatat saat ini sebanyak 329 saham naik, 269 saham turun dan 146 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan gain, di tengah harapan investor deal antara Amerika dan Iran akan tercapai dalam rencana negosiasi diplomasi yang kedua, di mana ini telah memicu turunnya harga minyak dunia sementara blokade AS atas Selat Hormuz sedang berlangsung. Dow Jones berakhir naik 0,66%, S&P 500 menguat 1,18% –mendekati rekor tertingginya, serta Nasdaq menanjak 1,96%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,49%, dan Hang Seng yang naik 0,92%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally ke sekitar 5,5 minggu tertingginya dan agak konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di antara harapan pada kemungkinan negosiasi kedua Amerika dan Iran yang memicu turunnya kembali harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan gain signifikan.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.898 dan 8.247. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 7,019.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



