Rekomendasi Harga Emas 17 April 2026 : Dapat Terangkat Pelemahan Dolar AS dan Harapan Penurunan Inflasi

113

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir turun pada hari Kamis, terbebani penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Harga emas spot berakhir turun 0,56% pada $4.796,59 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Juni 2026 berakhir turun 0,32% pada $4.808,3 per ons.

Harga emas kehilangan kenaikan awal hari ini dan berbalik turun karena dolar AS menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat.

Selain itu, komentar hawkish pada hari Kamis dari Presiden Fed New York John Williams berdampak negatif bagi logam mulia ketika ia mengisyaratkan bahwa ia mendukung kebijakan Fed yang stabil.

Selanjutnya, kenaikan harga minyak mentah pada hari Kamis dapat meningkatkan tekanan inflasi, mendorong bank sentral dunia untuk memperketat kebijakan moneter mereka, faktor negatif bagi logam mulia.

Logam mulia awalnya bergerak lebih tinggi pada hari Kamis di tengah upaya diplomasi negosiasi putaran kedua untuk mengakhiri perang AS-Iran akan menurunkan harga minyak mentah, meredakan kekhawatiran inflasi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan dapat bergerak naik terpicu pelemahan dolar AS dan rencana negosiasi putaran kedua pembicaraan AS-Iran dapat mengurangi tekanan inflasi, yang mendorong kebijakan bank sentral global lebih longgar.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.869-$4.913. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.783-$4.741.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.849-$4.889. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.780-$4.751.