Forex GBPUSD 24 April 2026: Berusaha Rebound dari Terendah dalam 2 Pekan

126

(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD berusaha rebound dari terendahnya sejak 10 April pada perdagangan forex Eropa hari Jumat (24/4/2026) di tengah pesimisme pasar yang kembali muncul karena pembicaraan AS-Iran terhenti dan Selat Hormuz tetap tertutup.

Poundsterling mendapat kekuatan dari rilis data penjualan ritel Inggris naik 0,7% secara bulanan pada bulan Maret, melampaui ekspektasi kenaikan 0,2%. Data yang lebih kuat dari perkiraan telah meningkatkan ekspektasi bahwa Bank of England mungkin akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Sebelumnya poundsterling tertekan oleh kekuatan dolar AS oleh meningkatnya ketegangan AS-Iran terkait Selat Hormuz serta teredamnya ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih lunak dari Federal Reserve AS (Fed) oleh kekhawatiran inflasi yang kembali muncul.

Secara teknikal, pair sedang mendaki masuki posisi resisten dan  menurut analyst Vibiz Research Center penguatan pair terbatas.

Kini pair berada di posisi 1.3493 yang sedang turun menuju 1.3488, jika tembus bergerak ke support lemahnya di S2.

Namun jika tidak sampai tembus 1.3460 akan berbalik arah dan mendaki menuju  posisi  1.3538, jika tembus berpotensi lanjut  ke resisten kuatnya di kisaran 1.3560.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1,3574 1,3547 1,3508 1.3476 1.3436 1.3406 1.3365