(Vibiznews – Economy) – Fokus investor sebagai sentimen perdagangan pekan ini (27 – 30 April 2026) seputar usaha perdamaian antara Iran dan AS serta dibukanya kembali Selat Hormuz.
Sebagai informasi terkini, Menteri Luar Negeri Iran meninggalkan Pakistan pada hari Minggu tanpa bertemu dengan pejabat AS setelah perintah Presiden Trump untuk menghentikan negosiasi.
Pengumuman kebijakan beberapa bank sentral juga akan menjadi fokus, dimana pekan ini Federal Reserves, ECB, BoE, dan BoJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Bagi Federal Reserves, pertemuan pekan ini kemungkinan akan menjadi pertemuan terakhir Jerome Powell sebagai Ketua.
Untuk data ekonomi yang dapat pengaruhi sentimen yaitu data PDB kuartal pertama negara Amerika Serikat dan Zona Euro, selain itu ada juga laporan inflasi dari Zona Euro dan Australia.
Sebagai penggerak pasar saham global di Wall Street, laporan kuartalan perusahaan besar Amerika Serikat pekan ini yang akan menjadi sorotan seperti dari Tesla, Intel, UnitedHealth, Amex, dan P&G.
Amerika Serikat
- Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dana federal tidak berubah pada 3,50–3,75% karena menilai risiko inflasi yang terkait dengan kenaikan harga minyak dan menunggu konfirmasi ketua barunya. Ketua saat ini, Powell, kemungkinan akan mempertahankan nada hati-hati, menandakan jeda dalam pemotongan suku bunga lebih lanjut menjelang akhir masa jabatannya pada 15 Mei.
- Minggu ini menjadi salah satu periode tersibuk musim pendapatan kuartal pertama, dipimpin oleh perusahaan teknologi berkapitalisasi besar. Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta dijadwalkan untuk melaporkan pada hari Rabu, diikuti oleh Apple pada hari Kamis. Ada juga laporan dari Eli Lilly, Visa, Mastercard, Coca-Cola, Chevron, Exxon Mobil, Merck, Amgen, Qualcomm, GM, Verizon, dan AbbVie.
- Dari laporan ekonomi, perkiraan awal PDB kuartal pertama diperkirakan menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,1%, peningkatan tajam dari 0,5% pada kuartal keempat, meskipun analis menunjukkan dukungan sementara dari pulihnya pengeluaran pemerintah dan harga perangkat lunak yang tinggi. Laporan PCE diproyeksikan menunjukkan harga inti naik 0,3% secara bulanan pada bulan Maret, melambat dari 0,4% pada bulan Februari. Pendapatan pribadi diperkirakan akan pulih, sementara pengeluaran pribadi kemungkinan meningkat sebesar 0,9%. Rilis tambahan meliputi pembangunan perumahan, izin pembangunan, harga rumah Case-Shiller, PMI Manufaktur ISM, pesanan barang tahan lama, perdagangan luar negeri dan persediaan grosir, serta indeks biaya tenaga kerja kuartal pertama. Indikator regional seperti PMI Chicago dan Indeks Manufaktur Federal Reserve Dallas juga akan dipantau secara cermat.
Inggris
- Bank sentral Inggris atau Bank of England (BOE) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 3,75%, dengan hasil pemungutan suara berpotensi berkisar dari dukungan bulat untuk tidak ada perubahan hingga sikap yang lebih terpecah.
- Data inflasi untuk bulan Maret menunjukkan peningkatan, sebagian besar karena biaya bahan bakar dan pemanas yang lebih tinggi. Gubernur Andrew Bailey telah mengisyaratkan sikap wait and see yang lebih hati-hati, memperingatkan bahwa pasar mungkin bergerak terlalu cepat.
- Musim laporan kuartalan perusahaan besar Inggris pekan ini dari Novartis dan Linde, dan daru sektor perbankan Inggris dimulai dengan laporan dari Barclays, Lloyds Banking Group dan NatWest Group. Di bidang farmasi, AstraZeneca dan GSK serta raksasa barang konsumsi Unilever.
Eurozone
- Akan menghadapi pekan yang padat seperti keputusan penting bank sentral ECB, rilis data PDB utama, data inflasi, dan gelombang laporan pendapatan perusahaan dari bank, perusahaan farmasi, dan perusahaan energi.
- Bank Sentral Eropa atau ECB kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil meskipun kenaikan suku bunga lebih lanjut masih mungkin terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Pernyataan baru-baru ini dari Presiden ECB Lagarde dan anggota dewan Schnabel menunjukkan pendekatan yang hati-hati dan bergantung pada data sebelum berkomitmen untuk pengetatan tambahan.
- Untuk laporan ekonomi, data inflasi di Zona Euro diperkirakan akan naik menjadi 2,9% pada bulan April, tertinggi sejak Desember 2023, sebagian besar didorong oleh biaya energi, yang diperkirakan akan naik ke angka dua digit di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
- Laporan penting lainnya yaitu data PDB kuartal pertama yang diperkirakan akan menunjukkan ekspansi moderat di seluruh Zona Euro, dengan pertumbuhan keseluruhan sebesar 0,2%. Jerman dan Prancis kemungkinan akan mencatatkan angka yang serupa, sementara pertumbuhan yang lebih kuat di Spanyol (0,5%) dapat membantu mengimbangi kinerja yang lebih lemah di Italia (0,1%).
Pasar Asia Pasifik
- Di Tiongkok, kan fokus pada survei data PMI resmi dan swasta, yang diperkirakan akan menandakan perlambatan pertumbuhan manufaktur. Data laba perusahaan juga akan dirilis. Sementara itu, Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional dijadwalkan bertemu dari tanggal 27 hingga 30 April untuk membahas prioritas legislatif utama.
- Di Jepang, akan menjadi minggu yang sibuk, dengan perhatian terpusat pada keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ). Bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah di 0,75% karena para pembuat kebijakan menilai dampak konflik Timur Tengah terhadap inflasi dan pertumbuhan. Rilis ekonomi utama termasuk tingkat pengangguran, yang diperkirakan akan tetap stabil di 2,6%. Pembangunan perumahan diproyeksikan turun tajam sebesar 28,5% pada bulan Maret, sementara produksi industri kemungkinan pulih sebesar 1,1% secara bulanan. Penjualan ritel diperkirakan tumbuh 0,8% secara tahunan. Selain itu, kepercayaan konsumen kemungkinan sedikit menurun, sementara inflasi inti di Tokyo diperkirakan naik menjadi 1,8%.
- Di Australia, pasar akan memantau dengan cermat data inflasi bulanan dan triwulanan, dengan tingkat inflasi tahunan utama diperkirakan naik menjadi 4,7% dari 3,7% pada bulan Maret. Rilis penting lainnya termasuk indeks harga ekspor dan impor, kredit sektor swasta, harga produsen triwulanan, dan tren harga komoditas.



