(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (28/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,29% atau 50 poin ke level Rp 17.240 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.190. Rupiah terpantau terkoreksi dari rebound dua hari sebelumnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.222 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.240, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.240.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; bergerak terbatas di tengah ketidakpastian negosiasi dan akhir perang Iran serta menjelang pertemuan the Fed dan bank sentral global lain minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 98,70, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,49.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi melemah 34,128 poin (0,48%) ke level 7.072,392, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah di tengah investor mencerna perkembangan negosiasi AS-Iran dan masih tingginya harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan dua indeksnya kembali mencatat rekor tertinggi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.320 – Rp17.107.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



