IHSG Kamis Ditutup Tergelincir 2% ke Level 6.957; Sebelum Long Weekend, 9 Bulan Terendahnya

190
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (30/4), terpantau tergelincir tajam 144,422 poin (2,03%) ke level 6.956,804 setelah dibuka turun ke level 7.090.176.

IHSG bergerak merosot tajam ke level sekitar 9 bulan lebih terendahnya sebelum long weekend, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah kenaikan lanjut harga minyak mentah oleh kemungkinan diperpanjangnya blokade Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah signifikan 0,51% atau 88 poin ke level Rp 17.373, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan dari rally sebelumnya setelah the Fed memutuskan mempertahankan suku bunganya sesuai estimasi umum investor.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.285, serta terpantau merosot ke level rekor terlemah yang baru lagi.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 11,050 poin (0,16%) ke level 7.090.176. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,060 poin (0,30%) ke level 682,080. Siang ini IHSG tergelincir 174,678 poin (2,46%) ke level 6.926,548. Sementara LQ45 terlihat turun 2,39% atau 16,350 poin ke level 677,790.

IHSG kemudian naik turun dan ditutup tergelincir 144,422 poin (2,03%) ke level 6.956,804. Sementara LQ45 terlihat turun 2,16% atau 14,800 poin ke level 669,340. Tercatat saat ini sebanyak 133 saham naik, 576 saham turun dan 105 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang turun 1,06%, dan Hang Seng yang merosot 1,28%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi tajam ke 9 bulan lebih terendahnya searah regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah kenaikan harga minyak oleh diperpanjangnya blokade Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan bearish, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.230 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,838 dan bila tembus ke level 6,745.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group