Forex GBPUSD 4 Mei 2026: Melanjutkan Pelemahan Imbas Ketegangan di Selat Hormuz

89

(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD melanjutkan penurunan hariannya   pada perdagangan forex Eropa hari Senin (4/5/2026) oleh kuatnya dolar AS terhadap rival utamanya.

GBPUSD menjauh dari kisaran tertinggi 6 pekan yang dicapai pekan lalu setelah sempat lebih kuat pada sesi Asia imbas kondusifnya sentimen perdagangan aset risiko terkait perkembangan di Selat Hormuz.

Penguatan dolar AS berlanjut masuki sesi Eropa setelah sentimen perdagangan berbalik negatif merespon laporan media kapal perang AS di serang oleh kapal perang Iran.

Lihat: Harga Minyak Brent 4 Mei Rebound Mendekati $110 Karena Ketegangan di Selat Hormuz

Sementara itu investor fokus pada pemilihan kota di Inggris pada hari Kamis, dengan jajak pendapat menunjukkan Partai Buruh Perdana Menteri Keir Starmer mungkin menghadapi kemunduran yang signifikan.

Secara fundamental, poundsterling mendapat dukungan dari proyeksi pasar  kemungkinan  sekitar 50%kenaikan suku bunga Bank of England pada bulan Juni dan mengharapkan dua kenaikan 25bp pada bulan September.

Secara teknikal, pair sudah menembus support kuat dan  menurut analyst Vibiz Research Center masih akan tertekan ke support lanjutan.

Kini pair berada di posisi 1.3530 yang sedang turun menuju 1.3510, jika tembus bergerak ke support lemahnya di S3.

Namun jika tidak sampai tembus 1.3510 akan berbalik arah dan mendaki menuju  posisi  1.3602, jika tembus berpotensi lanjut  ke resisten kuatnya di kisaran 1.3630.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1,3722 1,3690 1,3633 1.3600 1.3543 1.3510 1.3452