(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia atau minyak Brent rebound setelah 2 hari berturut merosot pada perdagangan pasar komoditas internasional sesi Eropa hari Senin (4/5/2026).
Harga minyak mentah Brent naik mendekati $110 per barel setelah laporan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz dimana sebuah kapal tanker di tembak setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk memandu kapal melalui jalur air tersebut.
Iran juga memperingatkan akan menargetkan pasukan AS mana pun yang memasuki selat sempit itu dan memperingatkan kapal komersial dan kapal tanker minyak agar tidak bergerak tanpa koordinasi dengan militernya, yang menggarisbawahi peningkatan risiko terhadap arus pasokan.
Sebelumnya Presiden Trump mengatakan AS akan membantu kapal-kapal yang selama ini terdampar di sekitar Selat Hormuz pasca perang terjadi mulai Senin pagi, waktu Timur Tengah.
Posisi harga minyak mentah turun mendapat sentimen dari laporan Teheran yang sedang meninjau tanggapan Washington terhadap proposal 14 poin terbarunya, menjaga harapan untuk resoluqsi diplomatik tetap hidup.
Harga spot minyak Brent berada di posisi $109,63 atau naik 1,33%, untuk kontrak berjangka bulan Juli 2026 yang paling banyak diperdagangkan naik 1,34% menjadi $109,62 per barel.
Demikian Harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,23% menjadi $103,28 per barel.
Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent akan bertemu kisaran resisten di 110,60 – 115,20 dan support di 106,10 – 100,30.



