(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam turun pada hari ini Selasa, 5 Mei 2026, mengikuti pelemahan harga perak dunia.
Harga perak antam hari ini Selasa 5 Mei 2026, turun Rp450 menjadi Rp47.000/gram.
Sebelumnya pada hari Senin 4 Mei 2026, harga perak antam berada pada Rp47.450/gram.
Harga perak berakhir merosot pada Senin, terbebani penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi global.
Harga perak spot berakhir merosot 3,49% pada $72,73.
Harga perak berjangka AS kontrak Juli 2026 berakhir merosot 3,81% pada $73,52.
Pelemahan harga perak juga terjadi akibat lonjakan harga minyak mentah pada hari Senin meningkatkan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong bank sentral dunia untuk mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat, faktor bearish bagi logam mulia.
Demikian juga komentar hawkish pada hari Senin dari anggota Dewan Gubernur ECB Peter Kazimir melemahkan harga perak ketika ia mengatakan kenaikan suku bunga ECB pada bulan Juni “hampir tidak dapat dihindari.”
Namun meningkatnya ketegangan di Timur Tengah masih berdampak positif terhadap permintaan logam mulia seperti perak sebagai aset safe-haven karena baik AS maupun Iran mempertahankan blokade Selat Hormuz.
Komando Pusat AS mengatakan militer AS berhasil menangkis serangan dari drone, rudal, dan kapal kecil bersenjata Iran pada hari Senin saat memfasilitasi perjalanan dua kapal berbendera AS melalui Selat Hormuz.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik dengan meningkatnya permintaan safe haven terpicu ketegangan AS-Iran yang meningkat. Juga akan mencermati harga minyak, jika bergerak turun, akan menguatkan harga perak.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $71,73-$69,94. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $75,05-$77,38.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $71,90-$70,29. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $75,83-$78,15.



