Harga Minyak Brent 12 Mei Melonjak di Atas $107, Gencatan Senjata AS-Iran Kritis

85

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan harga minyak dunia melonjak keatas $107 pada perdagangan pasar komoditas internasional sesi Amerika hari Selasa (12/5/2026), yang memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata AS-Iran berada dalam  kondisi kritis  setelah menolak proposal perdamaian terbaru Teheran, yang memicu kekhawatiran bahwa Selat Hormuz mungkin akan tetap tertutup untuk jangka waktu yang lama.

Iran dilaporkan menyerukan AS untuk mengakhiri blokade angkatan lautnya dan melonggarkan sanksi sambil berupaya mempertahankan beberapa otoritas atas lalu lintas melalui jalur pelayaran utama tersebut.

Sementara itu, laporan menunjukkan Presiden Trump akan bertemu dengan tim keamanan nasionalnya untuk mempertimbangkan potensi kembalinya operasi militer, bersamaan dengan diskusi baru tentang pengawalan kapal komersial melalui Hormuz.

CEO Saudi Aramco, Amin Nasser, memperingatkan bahwa pasar kehilangan sekitar 100 juta barel pasokan setiap minggu, menambahkan bahwa gangguan yang berkepanjangan dapat mendorong normalisasi pasar hingga tahun depan.

Harga spot minyak Brent  berada di posisi $107,69 atau melonjak 3,34%, demikian untuk kontrak berjangka bulan Juli 2026 yang paling banyak diperdagangkan naik 3,52%  menjadi $107,73 per barel.

Untuk harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 3,52% menjadi $101,53 per barel.

Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent berjangka akan bertemu kisaran resisten di 109,10 – 111,20 dan support di 105,80 – 99,70.