Rekomendasi Forex EUR/USD 14 Mei 2026 : Dapat Naik Terbantu Pelemahan Dolar AS

148

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro ditutup melemah pada hari Rabu, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,24% pada 1.1712.

Euro tertekan Penguatan dolar AS pada hari Rabu.

Euro juga berada di bawah tekanan dari laporan ekonomi Zona Euro pada hari Rabu, yang cenderung lunak terhadap kebijakan ECB.

Produksi industri Zona Euro pada bulan Maret naik +0,2% m/m, sedikit lebih lemah dari ekspektasi +0,3% m/m.

Tingkat pengangguran di daratan Prancis pada kuartal pertama naik +0,2 poin menjadi level tertinggi dalam 5 tahun sebesar 7,9%, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan sebesar 7,8%.

Anggota Dewan Gubernur ECB, Olli Rehn, memperingatkan bahwa data terbaru mulai menunjukkan stagflasi sebagai akibat dari perang Iran dan kenaikan harga energi, dengan mengatakan, “Tanda-tanda pertama sudah terlihat dalam statistik, ketika pertumbuhan di Zona Euro pada kuartal pertama hanya sedikit positif, dan inflasi meningkat menjadi 3%.”

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin oleh ECB sebesar 84% pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 11 Juni.

Sore nanti akan ada pernyataan dari Presiden ECB Lagarde.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik jika dolar AS berbalik lemah dengan penguatan pasar saham. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1691-1.1671. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1737-1.1763.