(Vibiznews – Index) – Pelemahan saham di bursa Tokyo-Jepang berlanjut masuki hari kelima berturut pada perdagangan hari Rabu (20/5/2026) mengikuti penurunan Wall Street dan melonjaknya imbal hasil obligasi Jepang (JGB).
Indeks harian Nikkei dan Topix turun ke kisaran terendah dalam 3 pekan setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun melonjak menjadi 2,8%, tertinggi sejak September 1996, setelah data pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat ekspektasi pengetatan moneter lebih lanjut.
Pasar semakin memperkirakan potensi kenaikan suku bunga dari Bank Sentral Jepang paling cepat bulan depan setelah pernyataan hawkish dari para pembuat kebijakan.
Indeks harian Nikkei turun 1,23% dan ditutup pada 59.804, demikian untuk indeks Topix turun 1,53% menjadi 3.792.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 turun 1,94% pada posisi 59700.
Secara sektoral, saham-saham yang terkait dengan teknologi dan AI memimpin penurunan seperti saham SoftBank Group (-6%), Fujikura (-8,5%), Tokyo Electron (-2,3%) dan Lasertec (-1,1%).



