(Vibiznews-Forex) – Posisi kurs euro dalam pair EURUSD anjlok mendekati posisi terendah dalam 6 pekan pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (28/5/2026) karena kuatnya sentimen safe haven.
Euro jatuh ke bawah $1,1600 karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang meredupkan harapan akan resolusi cepat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memicu kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi Zona Euro.
Sentimen juga dibebani oleh melonjaknya kembali harga minyak mentah Brent sekitar $97 per barel setelah laporan serangan udara AS terhadap situs militer Iran dan sanksi baru yang menargetkan pendapatan Iran dari kapal yang melintasi selat tersebut.
Menambah gejolak pasar, Kuwait melaporkan telah menangkal ancaman drone dan rudal musuh, memperdalam ketidakstabilan regional.
Secara teknikal pair EURUSD sudah terjun hingga menembus posisi support lemha hariannya dan menurut analis Vibiz Research Center berpotensi konsolidasi dengan bias negatif.
Kini pair berada di posisi 1.1590 yang sedang berusaha naik ke posisi tertinggi 1.1629 dan jika tembus akan lanjut ke posisi resisten kuatnya di R1.
Namun jika tidak berhasil menembus posisi di 1.1635 akan memantul kembali dan tertekan turun menuju posisi terendah di 1.1585 dan jika tembus akan meluncur terus ke support lemahnya di S3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.1688 | 1.1672 | 1.1648 | 1.1635 | 1.1609 | 1.1696 | 1.1570 |



