(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (12/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau bangkit menguat, menambah gain dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah menurun di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,47% atau 85 poin ke level Rp 17.900 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.985. Rupiah terpantau kembali rally kuat ke level seminggu lebih tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 17.975 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.977, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.900.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menurun di sesi global sebelumnya; fluktuatif di antara harapan deal perang serta naiknya inflasi produsen (PPI) Amerika yang mengangkat prospek kenaikan suku bunga the Fed.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,84, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,67.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama terpantau menguat tajam 157,520 poin (2,68%) ke level 6.043,552, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat di antara pernyataan Trump bahwa deal dengan Iran mungkin disepakati segera yang menurunkan serentak harga minyak mentah dunia, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir serempak melompat rebound menjelang IPO SpaceX yang terbesar sepanjang sejarah.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.180 – Rp17.840.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting






