Rekomendasi Forex EUR/USD 29 Juni 2026 : Dapat Terdukung Penguatan Data Ekonomi dan Pelemahan Dolar AS

131

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada akhir pekan hari Jumat, terdukung pelemahan dolar AS dan harga minyak.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,12% pada 1.1383.

Dolar AS yang lebih lemah pada hari Jumat mendukung kenaikan Euro.

Selain itu, penurunan harga minyak mentah sebesar -3% pada hari Jumat bersifat bullish untuk ekonomi Zona Euro dan euro karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.

Laporan ekspektasi inflasi ECB pada hari Jumat beragam untuk euro, dengan ekspektasi jangka pendek menurun tetapi ekspektasi jangka panjang tetap stabil.

Ekspektasi CPI 1 tahun ECB untuk Mei turun menjadi 3,5% dari 4,0% pada April, di bawah perkiraan 3,9%. Ekspektasi CPI 3 tahun untuk Mei tidak berubah dari April di 2,9%, lebih tinggi dari ekspektasi 2,8%.

Pasar memperhitungkan peluang +7% untuk kenaikan suku bunga +25 basis poin oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 23 Juli.

Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah sepakat untuk menghentikan serangan satu sama lain menjelang pertemuan kedua negara pada hari Selasa di Doha untuk membahas perselisihan mereka mengenai Selat Hormuz, kata seorang pejabat senior AS.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa pasukan Amerika melakukan serangan baru terhadap lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran serta instalasi radar pantai setelah menuduh Teheran melanggar perjanjian gencatan senjata untuk kedua kalinya.

Amerika Serikat melancarkan serangan putaran lain terhadap target di Iran pada hari Sabtu setelah Teheran diduga melakukan serangan drone kedua terhadap kapal komersial meskipun ada perjanjian gencatan senjata, menurut Komando Pusat AS.

Media pemerintah Iran melaporkan ledakan di kota-kota pelabuhan Sirik dan Bandar Lengeh, serta di Pulau Qeshm di Teluk Persia, setelah proyektil menghantam daerah tersebut. Ketiga lokasi tersebut merupakan tempat fasilitas militer, menurut media pemerintah.

Komando Pusat AS mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, “Pasukan CENTCOM melancarkan serangan hari ini sebagai tanggapan langsung terhadap agresi Iran yang berkelanjutan terhadap pelayaran komersial.”

Serangan AS tersebut menyusul serangan drone Iran terhadap kapal dagang yang mencoba melintasi Selat Hormuz pada hari Kamis, memperpanjang serangkaian tindakan balasan yang telah memperketat gencatan senjata yang rapuh.

Rencana pertemuan AS-Iran, meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, dapat menurunkan dolar AS dan menguatkan Euro.

Sore nanti akan dirilis data ekonomi Zona Euro bulan Juni untuk Economic Sentiment, Consumer Confidence Final, Consumer Inflation Expectations, Industrial Sentiment, Services Sentiment yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya di awal pekan, mata uang Euro dapat bergerak naik jika dolar AS melemah terpicu rencana pertemuan AS-Iran di Doha hari Selasa ini. Juga jika data ekonomi Zona Euro bulan Juni terealisir naik, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1347-1.1310. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1427-1.1470.