(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin siang ini (29/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound, melepaskan loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia melandai setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini bangkit menguat 0,34% atau 60 poin ke level Rp 17.845 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.915. Rupiah terpantau rally cukup signifikan di hari ketiga menghampiri seminggu terkuatnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.955 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.957, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 17.845.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan koreksinya dari area 13 bulan tertingginya namun akan tetap membukukan bulan terbaiknya di tahun ini di tengah estimasi kenaikan suku bunga the Fed pada tahun ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini flat ke 101,37, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,37.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi pertama terpantau melemah 57,185 poin (0,97%) ke level 5.838,949, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed di tengah serangan militer kembali antara AS dan Iran yang menaikkan lagi harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang ditutup di akhir pekan dalam koreksi dipicu sektor teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.995 – Rp17.690.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting







