IHSG Senin Siang Melemah 1% ke Level 5.839; Tertekan ke 2,5 Minggu Terendahnya, Harga Minyak Naik Kembali

83
ihsg
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (29/6), terpantau melemah cukup signifikan 57,185 poin (0,97%) ke level 5.838,949 setelah dibuka naik ke level 5.932.029.

IHSG bergerak terkoreksi di hari kedua ke sekitar 2,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah serangan militer kembali antara AS dan Iran yang menaikkan lagi harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang ditutup di akhir pekan dalam koreksi dipicu sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini bangkit menguat 0,34% atau 60 poin ke level Rp 17.845, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya; tertahan koreksinya dari area 13 bulan tertingginya namun akan tetap membukukan bulan terbaiknya di tahun ini di tengah estimasi kenaikan suku bunga the Fed pada tahun ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.905, serta terpantau rally cukup signifikan di hari ketiga menghampiri seminggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,895 poin (0,61%) ke level 5.932.029. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,980 poin (0,17%) ke level 584,700. Siang ini IHSG melemah 57,185 poin (0,97%) ke level 5.838,949. Sementara LQ45 terlihat turun 1,18% atau 6,860 poin ke level 576,860.

Tercatat saat ini sebanyak 244 saham naik, 378 saham turun dan 183 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang turun 1,17%, dan Hang Seng yang naik 1,82%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi di hari kedua ke sekitar 2,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di tengah serangan militer antara AS dan Iran yang menaikkan lagi harga minyak, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tertahan di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.377 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,677 dan bila tembus ke level 5,371.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group