(Vibiznews – Index) – Indeks saham utama di bursa Wall Street AS ditutup melemah pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari (2/7/2026) setelah sempat bergerak di zona hijau sepanjang hari.
Aksi jual tajam yang terjadi menjelang penutupan pasar menyeret ketiga indeks ke area negatif, berbalik dari posisi rekor baru di awal sesi.
Dow Jones melorot 13,96 poin atau 0,03% ke level 52.305,24, meskipun sebelumnya sempat menembus rekor penutupan tertinggi baru. Sementara itu, indeks Nasdaq mencatat penurunan 173,69 poin atau 0,66a% ke posisi 26.040,03. Indeks S&P500 juga tergerus 16,13 poin atau 0,22% ke level 7.483,23.
Pelemahan yang melanda Wall Street di akhir sesi terutama dipicu oleh kekhawatiran investor bahwa rally panjang pada saham-saham kecerdasan buatan (AI) dan produsen semikonduktor (chip) sudah memasuki fase jenuh beli (overbought).
Sentimen ini memberikan tekanan paling besar pada indeks Nasdaq yang didominasi oleh saham-saham sektor teknologi makro.
Di sisi lain, pelaku pasar juga tetap mewaspadai perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Belum adanya kejelasan serta detail konkret mengenai akhir dari konflik di wilayah tersebut membuat investor cenderung berhati-hati dan melakukan aksi ambil untung.
Dari data ekonomi, indeks PMI manufaktur AS bulan Juni turun ke level 53,3 pada bulan Juni, setelah sempat menguat ke level 54,0 pada bulan Mei.
Realisasi ini sedikit lebih rendah dari perkiraan para ekonom yang memperkirakan penurunan tipis ke level 53,9. Kendati demikian, angka di atas 50 tetap menunjukkan bahwa sektor manufaktur AS masih berada dalam fase ekspansi atau pertumbuhan.
Secara sektoral, saham produsen chip utama memimpin penurunan seperti saham Micron Technology anjlok 10,6%, sementara AMD kehilangan 6,9% dan Intel turun 9%.
Sebaliknya, saham Meta melonjak 8,8% setelah mengumumkan rencana untuk mengembangkan bisnis cloud yang bertujuan untuk memonetisasi kelebihan kapasitas komputasi AI.
Perusahaan hyperscaler lainnya dalam Magnificent Seven melanjutkan pemulihan mereka, dengan Microsoft naik 3%, Amazon naik 1,4%, dan Alphabet naik 1,1%.








