(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (2/7), terpantau menguat signifikan 78,534 poin (1,38%) ke level 5.773,650 setelah dibuka naik ke level 5.709.842.
IHSG bergerak menguat meneruskan rebound kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah di tengah koreksi pada saham sektor teknologi dan berlanjut turun harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang ditutup semalam dengan ketiga indeks acuannya terkoreksi agak terbatas.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,09% atau 16 poin ke level Rp 17.956, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya; terkoreksi perlahan setelah the Fed memandang inflasi AS belakangan ini melunak yang mengurangi prospek kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.940, serta terpantau terkoreksi memasuki hari ketiganya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 14,726 poin (0,26%) ke level 5.709.842. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,570 poin (0,46%) ke level 559,320. Pagi ini menguat signifikan 78,534 poin (1,38%) ke level 5.773,650. Sementara LQ45 terlihat naik 2,26% atau 12,610 poin ke level 569,360.
Tercatat saat ini sebanyak 378 saham naik, 178 saham turun dan 154 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan terkoreksi terbatas oleh aksi profit taking pada saham chipmakers. Dow Jones berakhir turun 0,03%, S&P 500 melemah 0,22%, serta Nasdaq merosot 0,66%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang turun 1,01%, dan Hang Seng yang naik 1,32%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini menguat meneruskan rebound, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah di tengah koreksi saham sektor teknologi, serta mencermati Wall Street yang ditutup terkoreksi terbatas.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






