IHSG Jumat Ditutup Menguat 1,1% ke Level 6.176; Rally 7 Hari, Posisi 4 Minggu Tertingginya

98
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (17/7), terpantau menguat cukup signifikan 67,326 poin (1,10%) ke level 6.175,535 setelah dibuka naik ke level 6.112.842.

IHSG bergerak rally 7 hari ke level hampir 4 minggu lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah dipimpin sektor saham teknologi oleh sentimen tekanan jual dari bursa AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi dipimpin kelompok chipmakers.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat signifikan 0,47% atau 85 poin ke level Rp 17.890, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak perlahan setelah bangkit di sesi global sebelumnya, bertahan rebound-nya di tengah investor memangkas peluang kenaikan suku bunga the Fed yang segera.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.975, serta terpantau melaju rally 4 hari ke level 3 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 4,633 poin (0,08%) ke level 6.112.842. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,310 poin (0,05%) ke level 608,890. Siang ini menguat 33,768 poin (0,55%) ke level 6.141,977. Sementara LQ45 terlihat naik 1,62% atau 9,830 poin ke level 618,890.

IHSG kemudian terus menanjak dan ditutup menguat 67,326 poin (1,10%) ke level 6.175,535. Sementara LQ45 terlihat naik 2,19% atau 13,330 poin ke level 621,910. Tercatat saat ini sebanyak 347 saham naik, 272 saham turun dan 177 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 4,03%, dan Hang Seng yang turun 1,78%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally 7 hari ke level hampir 4 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah dipimpin sektor saham teknologi oleh sentimen tekanan jual dari bursa AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi dipimpin kelompok chipmakers.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan diincar profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.227 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,839 dan bila tembus ke level 5,317.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group