Harga Kospi Jumat Tetap Tertahan pada Level Penutupan Hari Sebelumnya

68

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Korea Selatan (Korea Exchange) tidak beroperasi atau ditutup libur pada hari ini, Jumat, 17 Juli 2026, sehubungan dengan peringatan libur nasional Hari Konstitusi (Constitution Day) di negara tersebut.

Oleh karena ketiadaan aktivitas perdagangan pada akhir pekan ini, posisi Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) tetap tertahan pada level penutupan hari sebelumnya. Pada perdagangan hari Kamis (16/7), KOSPI diketahui anjlok tajam 463,81 poin, atau 6,37 persen, dan terpuruk di level 6.820,60.

Libur perdagangan hari ini memberikan jeda sementara bagi para pelaku pasar setelah aksi jual masal (sell-off) berdarah yang mengguncang bursa pada sesi sebelumnya. Penurunan masif yang terjadi kemarin dipicu oleh rontoknya saham-saham semikonduktor dan teknologi secara global akibat kekhawatiran valuasi AI, serta langkah mengejutkan Bank of Korea (BOK) yang menaikkan suku bunga acuan.

Para analis mencatat bahwa jeda pasar di akhir pekan ini kemungkinan besar akan dimanfaatkan oleh investor, baik asing maupun ritel, untuk mengevaluasi kembali portofolio mereka dan mengatur ulang strategi. Sentimen penghindaran risiko (risk-averse) diperkirakan masih akan membayangi pasar mengingat belum meredanya eskalasi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang terus mengancam stabilitas pasokan energi dunia.

Secara kumulatif sepanjang pekan ini, kinerja KOSPI sangat terbebani oleh keluarnya aliran dana asing secara masif yang melepas saham-saham berkapitalisasi besar (blue chips) seperti Samsung Electronics dan SK hynix.

Pelaku pasar kini bersikap wait and see menantikan pembukaan kembali bursa pada hari Senin pekan depan, sembari mencermati pergerakan indeks Wall Street malam ini serta arah pergerakan harga minyak mentah global yang dapat mempengaruhi selera risiko bursa Asia selanjutnya.