IHSG Senin Ditutup Menguat 0,9% ke Level 6.214; Rally 5 Hari, Regional Mixed di Tengah Tensi Geopolitik

157
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (20/7), terpantau menguat 56,245 poin (0,91%) ke level 6.213,780 setelah dibuka naik ke level 6.197.476.

IHSG bergerak rally 5 hari ke level 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timteng yang berlanjut memanas dan menaikkan harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan di zona merah dipicu aksi jual saham semiconductors.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,25% atau 45 poin ke level Rp 17.935, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun tipis setelah menguat perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya, tertahan setelah menanjak oleh situasi perang Iran yang mendorong investor memburu lagi aset safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.890, serta terpantau terkoreksi meninggalkan area 3 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 21,941 poin (0,36%) ke level 6.197.476. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,320 poin (0,67%) ke level 603,920. Siang ini menguat 53,383 poin (0,86%) ke level 6.228,918. Sementara LQ45 terlihat naik 1,30% atau 8,110 poin ke level 630,020.

IHSG kemudian agak melandai dan ditutup menguat 56,245 poin (0,91%) ke level 6.213,780. Sementara LQ45 terlihat naik 0,96% atau 5,960 poin ke level 627,870. Tercatat saat ini sebanyak 399 saham naik, 210 saham turun dan 185 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang merosot 4,03%, dan Hang Seng yang menanjak 2,36%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally ke level 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di tengah tensi geopolitik Timteng yang memanas dan naiknya harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap bias positif walau diincar profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.250 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,839 dan bila tembus ke level 5,317.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group