(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia baik jenis Brent dan juga WTI menunjukkan dinamikanya pada perdagangan pasar komoditas internasional menjelang sesi hari Selasa (21/7/2026).
Pelaku pasar dan investor terus mencerna tingkat keseimbangan pasokan dan permintaan energi global, sembari memantau sentimen makroekonomi yang membayangi bursa komoditi berjangka di New York Mercantile Exchange (NYMEX) serta bursa global lainnya.
Berdasarkan data perdagangan komoditi berjangka, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2026 (simbol CLU26) di bursa NYMEX terpantau aktif diperdagangkan dan berada di kisaran $81,60 hingga $81,78 per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah jenis Brent juga mempertahankan posisi yang cukup kuat. Berdasarkan rekam jejak historis pada sesi penutupan sehari sebelumnya (20 Juli 2026), Brent sempat menyentuh level tertinggi harian di $91,05 sebelum ditutup pada level $90,61 per barel. Kontrak berjangka Brent untuk bulan September 2026 juga tercatat berfluktuasi pada rentang $88,10 hingga $91,00 per barel bergantung pada instrumen bursa spesifik yang diperdagangkan.
Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent berjangka akan bertemu kisaran resisten di 91,10 – 92,50 dan support di 89,50 – 88,00.
Untuk harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka diproyeksikan akan menemui kisaran resisten di 82,80 – 84,10 dan support di 79,90 – 78,50.








