Indeks Hang Seng Senin Ditutup Menguat Terpicu Meredanya Ketegangan Timur Tengah

61
indeks hang seng

(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan awal pekan, Senin, 3 Agustus 2026. Indeks Hang Seng mengakhiri sesinya dengan kenaikan sebesar 0,48 persen atau bertambah 124,97 poin untuk menetap di level 26.009,40. Kenaikan ini berhasil membawa indeks kembali menembus level psikologis penting di atas 26.000 poin, melanjutkan momentum positif yang telah terbangun sejak sesi pembukaan pagi tadi.

Sepanjang pergerakan sesi hari ini, indeks Hang Seng terpantau dibuka menguat pada posisi 25.987,31. Indeks sempat mengalami tekanan jual di tengah sesi hingga meluncur menyentuh level terendah harian di 25.811,74, sebelum akhirnya kembali mendaki dan mencatatkan level tertinggi sepanjang hari di 26.133,88. Pergerakan yang cukup fluktuatif ini pada akhirnya berhasil ditutup di zona hijau, jauh di atas level penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi 25.884,43.

Berbeda dari bursa regional Asia lain seperti KOSPI dan Nikkei yang justru tertekan pada hari ini, indeks Hang Seng bergerak melawan arah berkat sejumlah sentimen positif yang mengalir deras ke pasar Hong Kong. Faktor pertama datang dari harapan redanya ketegangan geopolitik, setelah keputusan Presiden AS Donald Trump untuk membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan memulai kembali negosiasi damai. Langkah ini membawa angin segar ke pasar global dan meningkatkan optimisme terkait pembukaan kembali Selat Hormuz secara total, yang turut meredakan kekhawatiran atas gangguan pasokan energi dunia.

Selain itu, pasar juga terus mendapat dukungan dari sinyal stimulus lanjutan dari Beijing. Investor merespons positif komitmen dari rapat Politbiro Tiongkok pada akhir pekan lalu yang menjanjikan langkah-langkah stimulus ekonomi baru guna memperkuat ketahanan pasar modal dan sektor properti. Sinyal kuat ini berhasil menopang aksi beli domestik, bahkan di tengah kekhawatiran yang sempat muncul akibat data PMI manufaktur Tiongkok yang melambat ke zona kontraksi pada bulan Juli.

Sentimen pendukung lainnya datang dari dalam negeri Hong Kong sendiri, yakni pernyataan Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, yang mengisyaratkan bahwa pemerintah akan menaikkan proyeksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) untuk tahun 2026, menyusul kinerja ekonomi pada kuartal sebelumnya yang tercatat lebih kuat dari perkiraan pasar. Proyeksi optimistis ini turut memperkuat keyakinan investor terhadap prospek ekonomi Hong Kong ke depan.

Dari sisi sektoral, aliran dana turut mengalir deras ke saham-saham defensif dan farmasi. Saham sektor perawatan kesehatan dan bioteknologi menarik minat investor sebagai aset pelindung, dengan dana kelolaan seperti ETF Farmasi Hang Seng mencatatkan arus masuk modal beruntun seiring valuasi sektor biotech yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Kombinasi sentimen geopolitik, stimulus domestik, serta optimisme pertumbuhan ekonomi ini secara keseluruhan berhasil membawa Hang Seng melanjutkan tren penguatannya dan mengakhiri perdagangan hari ini di teritori positif.