Rupiah Kamis Berakhir Menguat ke Level Rp17.915/USD; Dollar di Eropa Bangkit Terbatas, Sekitar 7 Minggu Terendahnya

102
Rupiah Rebound
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (6/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat, mempertahankan gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa merangkak naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore menguat 0,06% atau 10 poin ke level Rp 17.915 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.925. Rupiah terpantau menguat di hari kedua pada area hampir 2 minggu tertingginya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.930 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.932, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp17.915.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya, berupaya bangkit dari level 7 minggu terendahnya di antara berkurangnya permintaan dollar sebagai safe haven.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini naik ke 99,75, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,69.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi terpantau melemah terbatas 7,428 poin (0,12%) ke level 6.343,711, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah oleh koreksi sektor teknologi mengikuti Nasdaq di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang sedang mereda, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam variatif, di mana Dow Jones kembali mencetak rekor.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.126 – Rp17.845.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting